Update Things 3.3 tambahkan fitur Mail to Things

Saya termasuk orang yang gemar berganti aplikasi to-do list. Aplikasi yang pertama kali saya coba adalah Things 2. Saat itu pertama kalinya juga saya berkenalan dengan Getting Things Done. Beralih dari Things, saya mencoba Todoist dan menjadi pelanggan premium sampai sekarang. Beberapa aplikasi lain yang pernah saya coba di antaranya adalah OmniFocus, Trello, Todoist, Wunderlist, dan 2Do. Ketika Cultured Code merilis Things 3, saya kembali menggunakannya.

Cultured Code menghadirkan Things 3 layaknya aplikasi yang benar-benar baru dan tidak terasa seperti penerus Things 2. Tampilan aplikasinya sangat minimalis baik di iPhone, iPad atau di Mac. Terdapat fitur multiple editing, penjadwalan dengan natural language, penambahan checklist pada sebuah catatan pekerjaan dan kemudahan navigasi antar Area of Responsibilities, projects, tags ataupun tanggal due date. Review selengkapnya bisa kamu baca di sini.

Sejak dirilis pada bulan Mei yang lalu, Things 3 terus mendapat update dari Cultured Code. Misalnya penambahan daftar tugas berulang pada sebuah projects, dukungan keyboard shortcuts untuk perangkat iPad dan yang paling baru yang akan saya bahas adalah fitur Mail To Things di update Things versi 3.3.

Apa itu Mail to Things?

Update Things 3.3 tambahkan fitur Mail to Things

Mail to Things adalah fitur untuk menambahkan catatan pekerjaan lewat email yang dikirimkan ke alamat tertentu. Biasanya subject dari email akan menjadi nama pekerjaan yang harus dikerjakan dan body emailnya akan menjadi catatan pelengkap. Fitur serupa sebenarnya sudah lebih dahulu hadir di beberapa aplikasi to-do list seperti OmniFocus dan Trello.

Lewat Mail to Things kamu memiliki kemudahan menambahkan to-do list cukup dengan mengirimkan email ke alamat yang sudah diberikan oleh Cultured Code. Cara mengaktifannya dari Things di Mac:

  1. Buka aplikasi Things 3.3
  2. Buka menu Preferences dengan keyboard shortcut Command + ,
  3. Masuk ke bagian Things Cloud dan klik Manage pada bagian Mail to Things
  4. Centang pada bagian Enable Mail to Things untuk mengaktifkan.
  5. Selanjutnya kamu bisa salin alamat email yang diberikan dan kamu bisa menyimpannya di daftar kontak agar bisa diakses dari iPhone dan iPad

Atau kalau kamu ingin mengaktifkannya lewat iPhone/ iPad caranya:

  1. Download atau update Things ke versi 3.3 terlebih dahulu
  2. Scroll ke atas lalu masuk ke menu Settings
  3. Pilih menu Things Cloud lalu masuk ke pilihan Mail To Things
  4. Salin alamat email yang didapat dan tambahkan ke daftar kontak untuk mempermudah mencarinya

Setelah mengaktifkan Mail to Things, sekarang kamu bisa mengirimkan email ke alamat yang diberikan untuk menambahkannya sebagai catatan pekerjaan.

Mail to Things mempermudah penambahan catatan pekerjaan dari manapun

Ketika Things 3 dirilis, beberapa pengguna merasa kecewa karena tiadanya fitur kolaborasi seperti pada aplikasi to-do list lain. Kini dengan fitur Mail to Things setidaknya kamu dapat mengetahui daftar pekerjaan yang perlu kamu lakukan dari teman atau kolega. Bagi saya yang kerja sehari-hari di kantor menggunakan PC (Windows), kehadiran fitur Mail To Things sangatlah bermanfaat. Saya cukup kirim email untuk menambahkan catatan pekerjaan baru di Things.

Belum lagi kamu bisa menggunakan layanan semacam Zapier atau IFTTT untuk mengotomasi penambahan catatan pekerjaan. Cultured Code memiliki beberapa applet IFTTT yang bisa kamu jadikan inspirasi penggunaan Mail to Things. Misalnya kamu bisa menandai bintang pada sebuah email untuk meneruskannya ke Things, membuat daftar bacaan di Things lewat RSS Feed blog favorit, dan masih banyak lagi. The sky is the limit.

Begitu pula aplikasi otomasi seperti Drafts dan Workflow di iOS. Keduanya memiliki fitur untuk pengiriman email di background. Contohnya, workflow berikut ini yang akan menampilkan pop-up pertanyaan nama catatan pekerjaan yang ingin disimpan dan mengirimkannya ke alamat email Things. Favorit saya adalah action dari Drafts berikut ini, tinggal tulis catatan pekerjaan di baris pertama serta catatan pendukung di baris kedua.

Setidaknya ada beberapa kekurangan yang dimiliki oleh fitur Mail to Things. Seperti body email yang lebih dari 2000 karakter akan terpotong serta belum mendukung penyimpanan attachment pada email yang dikirimkan.

Kesimpulan

Lewat Mail to Things, saya bisa menambahkan catatan pekerjaan dari manapun. Termasuk ketika kerja dari PC di kantor. Ketika ada ide, gagasan atau saya bisa dengan cepat menyimpannya di Things. Because that’s what GTD is all about.

Tulisan menarik lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *