Apple buka uji coba iOS 11 versi beta untuk publik

Apple baru saja membuka kesempatan uji coba iOS 11 untuk publik. Untuk mendapatkan update iOS 11 versi beta untuk publik, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mendaftar lewat halaman Apple Beta Software Program. Meski sudah lebih stabil dibandingkan dengan versi beta yang pertama, masih ada sejumlah bug dan performanya belum seoptimal iOS 10 yang sudah rilis resmi. Beberapa aplikasi juga masih sering crash di iOS 11 versi beta.

Apabila kamu sudah tak sabar menunggu hingga September mendatang, kamu bisa mendaftar dan mengunduh profil iOS 11 versi beta untuk publik. Untuk cara lebih detailnya masih sama dengan cara install iOS 10 versi publik beta yang pernah saya tulis di sini.

Saran saya jika kamu ingin menginstall iOS 11, jangan lupa lakukan backup dan archive terlebih dahulu menggunakan iTunes ya!

Apple rilis iOS 10.3 dengan fitur baru dan standarisasi pemberian rating aplikasi

Apple kemarin malam resmi merilis iOS 10.3. Update kali ini merupakan yang terbesar ketiga pada sejak iOS 10 diluncurkan. Selain membawa sejumlah fitur baru, Apple juga secara resmi melakukan migrasi filesytem iOS menjadi APFS dan memberlakukan standarisasi pemberian rating untuk aplikasi dari App Store.

Find My AirPods

Sejak kemunculan AirPods, banyak respon dari para pengguna tentang kekhawatiran mereka akan hilangnya earbud wireless pertama dari Apple tersebut. Namun di iOS 10.3 kamu bisa melacak dimana AirPods itu berada. Tak ada aplikasi tambahan karena AirPods akan langsung muncul bersamaan dengan iPhone dan perangkat Apple kamu lainnya dalam aplikasi Find My iPhone.

Standarisasi pemberian rating dan review aplikasi

Lewat iOS 10.3 Apple melakukan standarisasi pemberian rating aplikasi yang berasal dari App Store. Pada iOS versi sebelumnya, developer bebas menentukan beberapa kali dan seperti apa format pop-up untuk meminta pengguna memberikan rating namun di iOS 10.3, Apple memberikan template yang harus digunakan oleh sang developer. Template pop-up rating yang diberikan oleh Apple berisi pilihan 1-5 bintang dan tombol Cancel atau Submit.

Kamu tak akan dibawa ke App Store hanya untuk memberikan rating seperti di versi iOS sebelumnya. Oh ya, developer juga dibatasi hanya sebanyak 3 kali dalam setahun untuk meminta review atau rating dari pengguna.

Developer kini juga diberikan kemudahan untuk membalas setiap review yang diberikan pengguna. Baik itu berkomunikasi terkait bug yang ditemui ataupun sekedar mengucapkan terima kasih karena telah memberikan review.

Perubahan tampilan aplikasi Settings

Perubahan yang tampak dari aplikasi Settings adalah kini kamu terdapat profil Apple ID yang kamu tautkan di bagian atas. Selain itu Apple kini juga bisa memberikan notifikasi apabila ruang penyimpanan di iPhone atau iPad hampir penuh di bawah profile Apple ID kamu.

Update lainnya

Update SiriKit – Siri semakin pintar di iOS 10.3. Apple menambahkan kemampuan Siri untuk membayar tagihan, menjadwalkan pemesanan transportasi online, mengecek skor pertandingan hingga bahan bakar mobil.

Apple Filesystem – Lewat iOS 10.3, Apple juga menggulirkan Apple Filesytem baru untuk perangkat iOS. Meski tidak kelihatan secara kasat mata, tetapi filesystem yang baru ini nampaknya lebih efisien dan beberapa pengguna melaporkan mendapat ruang penyimpanan lebih banyak setelah update ke iOS 10.3.


Update ikon aplikasi lebih mudah – Developer kini tak perlu mengupdate aplikasi lalu mengunggahnya ke iTunes Connect untuk sekedar mengubah ikon aplikasinya. Hal ini dapat dilakukan oleh pengguna apabila sang developer menambahkan fitur tersebut pada aplikasinya.

https://twitter.com/qzervaas/status/846234197169602561

Update lainnya

Fitur Education yang ada di iPad juga mengalami improvements seperti guru dan murid bisa lebih mudah berbagi file lewat AirDrop. Aplikasi Podcast mendapat dukungan today widget dan juga 3D Touch, Home app mendukung tampilan indikator batere dan masih banyak lagi.

WWDC tinggal 2 bulan lagi dan Apple sepertinya hanya akan mengeluarkan minor update untuk iOS 10.3. Sisanya, mari kita lihat pada iOS 11 di WWDC Juni mendatang.

Apple akuisisi Workflow dan aplikasinya kini bisa diunduh secara gratis

Matthew Panzarino melaporkan via Techcrunch:

Apple has finalized a deal to acquire Workflow today — a tool that lets you hook together apps and functions within apps in strings of commands to automate tasks.

[…]

Workflow the app is being acquired, along with the team of Weinstein, Conrad Kramer, Ayaka Nonaka and Nick Frey. In a somewhat uncommon move for Apple, the app will continue to be made available on the App Store and will be made free later today.

Congrats for the team!

Workflow merupakan aplikasi iOS yang sangat bermanfaat untuk menunjang pekerjaan sehari-hari dengan fitur otomasinya. Integrasi dengan beragam aplikasi membuat Workflow menjadi aplikasi yang harus saya install di setiap perangkat iOS. Workflow juga yang membantu saya bisa ngeblog dari mana saja baik iPhone atau iPad, termasuk menulis linked post seperti yang sedang kamu baca.

Setelah diakuisisi oleh Apple, kini aplikasi Workflow bisa kamu unduh dan gunakan secara gratis dalam App Store. Workflow bukan aplikasi yang dapat dimengerti dengan mudah oleh sebagian orang. There are some learning curve to use this app but once you get it, you’ll wonder how you use iOS before.

Semoga Apple tidak hanya membeli Workflow tetapi juga mengembangkannya lebih lagi. Apalagi jika Apple mengijinkan akses ke private framework di iOS dan menjadikannya lebih kaya fitur ketimbang sekarang. Workflow could be a start where Apple built pro apps and if they do it right, we’ll see how people start to use iOS devices as they primary computer.

Workflow bisa kamu unduh secara gratis di App Store.

Apple rilis watchOS 3.2, iOS 10.3, tvOS 10.2 dan macOS 10.12.4 versi beta kepada pengembang

Malam tadi, Apple merilis sejumlah pembaruan sistem operasi versi beta kepada para pengembang. Update yang dirilis meliputi watchOS 3.2, iOS 10.3, tvOS 10.2 dan macOS 10.12.4. Dirangkum dari beberapa sumber, inilah beberapa fitur baru yang Apple tambahkan

watchOS 3.2

Selain perbaikan bug dan peningkatan performa, Apple menambahkan beberapa fitur tambahan. Salah satunya adalah Theater mode. Dari halaman Developer Apple:

Theater Mode lets users quickly mute the sound on their Apple Watch and avoid waking the screen on wrist raise. Users still receive notifications (including haptics) while in Theater Mode, which they can view by tapping the screen or pressing the Digital Crown.

Update lainnya adalah kini Siri dapat memproses permintaan yang membutuhkan integrasi ke aplikasi pihak ketiga seperti Whatsapp, Uber, dll langsung dari Apple Watch tanpa harus bergantung pada iPhone.

iOS 10.3

  • Apple menambahkan AirPods sebagai daftar item di Find My iPhone sehingga dapat lebih mudah melacak dimana letaknya.
  • SiriKit mendapat update. Kini bisa dipergunakan untuk mengetahui dan membayar pesanan yang dilakukan, menjadwalkan penjemputan Uber atau layanan sejenisnya.
  • Weather app mendapat tambahan 3D Touch untuk mengetahui ramalan cuaca per jam dan informasi lainnya

Pada update kali ini, absen fitur Theater Mode yang menjadi rumor beberapa waktu yang lalu.

macOS 10.12.4

Pada versi beta pertama ini Apple manambahkan fitur Night Shift yang sudah terlebih dahulu hadir di iOS. Night Shift akan membuat layar iOS dan kini Mac menguning di malam hari atau bisa diatur di jam tertentu. Tujuannya agar perangkat lebih ramah untuk mata pengguna. Terutama ketika kondisi ruangan di sekitar minim cahaya.

 

Workflow 1.6 Brings Revamped Gallery, Better Tools to Share and Import Workflows

Workflow versi 1.6 terbaru hadir dengan update tampilan pada workflow gallery. Selain itu fitur menambahkan workflow juga semakin mudah dan jelas dengan panduan langkah-langkah apabila terdapat variabel atau detail yang perlu disesuaikan. Workflow sudah menjadi aplikasi penting dalam keseharian serta pekerjaan Dengan workflow saya bisa melakukan beragam pekerjaan di mana saja dan kapan saja hanya dengan iPhone. Cek update selengkapnya di MacStories

Talkshow tutup layanannya

Dalam email yang dikirimkan kepada penggunanya:

Six months ago, we launched Talkshow in the App Store, with the goal of giving people an easy way to have simple, uncluttered conversations in public. Today we have some tough news: on Thursday December 1, we’re shutting down the Talkshow app and website.

Saya beberapa kali menggunakan Talkshow, terutama untuk mengikuti Apple Event. Hari ini Talkshow resmi mencabut aplikasinya dari App Store dan pada tanggal 8 mendatang, semua talkshow yang ada akan dihentika. Pada saat yang bersamaan, Talkshow akan merilis tools untuk mengekspor talkshow yang pernah dibuat dan tersedia untuk publik.

Per tanggal 1 Desember, Talkshow resmi tidak dapat digunakan lagi. Saya cukup kecewa dengan penutupan Talkshow. Talkshow mempermudah saya mengikuti Apple Event tanpa perlu mengatur blog agar bisa live blogging. I guess I need to find another apps.