iOS 11 Review: Semakin personal dengan teknologi AI dan fitur pendukung produktivitas

WWDC 2017 yang digelar oleh Apple pada 5 Juni yang lalu ternyata penuh kejutan. Apple tidak hanya mengenalkan update software terbarunya sebagai tradisi tahunan dalam WWDC melainkan juga mengumumkan beberapa produk baru. Produk-produk baru yang Apple umumkan dalam WWDC 2017 adalah iPad Pro dengan ukuran 10.5 inci, speaker pintar HomePod serta iMac Pro dengan spesifikasi tinggi diperuntukkan untuk para pengguna profesional. Sayangnya, belum ada update mengenai kapan Apple akan mengeluarkan Mac Pro baru. Seperti yang telah diketahui, beberapa waktu yang lalu Apple mengundang beberapa perwakilan media dan blogger untuk memberikan kabar terbaru mengenai lini Mac Pro. Saking banyaknya bahasan yang Apple siapkan, WWDC 2017 berlangsung lebih lama, lebih dari 2 jam.

Acara WWDC dibuka dengan sambutan dari sang CEO, Tim Cook. Seperti biasa, Tim Cook membagikan informasi mengenai data-data penting yang berhasil diraih oleh Apple. Diantaranya kini terdapat 16 juta lebih pengembang (developer) terdaftar di Apple dan jumlahnya terus meningkat. Acara WWDC 2017 tahun ini Apple mengundang sebanyak lebih dari 5300 developer dari 75 negara. Bahkan Apple turut mengundang developer termuda yang baru berusia 10 tahun.

As usual, iOS 11 diperkenalkan oleh Craig Federighi, SVP Software Engineering. Banyak sekali fitur serta teknologi baru yang Apple tambahkan untuk membuat perangkat iOS semakin personal serta mempermudah pekerjaan sehari-hari setiap penggunanya di iOS 11. Bahkan menurut pendapat saya fitur produktivitas yang Apple tambahkan di iOS 11 pada iPad mampu membuatnya bersaing dengan PC sebagai perangkat komputasi personal. Dan seperti tahun sebelumnya, inilah review iOS 11 dari saya.
Baca selengkapnya

Apple akan merilis iOS 11 bagi pengguna umum tanggal 19 September mendatang

Apple Event yang digelar pertama kali sudah selesai. Beberapa produk baru diumumkan oleh iPhone dan tak ketinggalan tanggal rilis iOS 11. Diumumkan pada WWDC 2017 bulan Juni yang lalu, Apple menghadirkan iOS 11 dengan peningkatan fitur multitasking, aplikasi manajemen dokumen Files, serta pengalaman lebih personal dengan machine learning.

iOS 11 akan resmi tersedia bagi pengguna umum pada tanggal 19 September mendatang. Bagi kamu yang tertarik untuk update ke iOS 11, jangan lupa untuk melakukan backup perangkat ya!

Tips mematikan autoplay video App Store di iOS 11

Salah satu update besar yang Apple hadirkan adalah perombakan tampilan App Store di iOS 11. Tab utama yang akan kamu lihat pertama kali adalah Today yang menampilkan ulasan aplikasi pilihan, cerita pengembang dibalik aplikasinya serta tips dan trik memaksimalkan fitur pada sebuah aplikasi. Tab Today ini bermanfaat sekali untuk menemukan dan mencoba aplikasi baru. Setelahnya disusul tab Games dan Apps lalu Updates dan Search.

Baca selengkapnya

Apple buka uji coba iOS 11 versi beta untuk publik

Apple baru saja membuka kesempatan uji coba iOS 11 untuk publik. Untuk mendapatkan update iOS 11 versi beta untuk publik, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mendaftar lewat halaman Apple Beta Software Program. Meski sudah lebih stabil dibandingkan dengan versi beta yang pertama, masih ada sejumlah bug dan performanya belum seoptimal iOS 10 yang sudah rilis resmi. Beberapa aplikasi juga masih sering crash di iOS 11 versi beta.

Apabila kamu sudah tak sabar menunggu hingga September mendatang, kamu bisa mendaftar dan mengunduh profil iOS 11 versi beta untuk publik. Untuk cara lebih detailnya masih sama dengan cara install iOS 10 versi publik beta yang pernah saya tulis di sini.

Saran saya jika kamu ingin menginstall iOS 11, jangan lupa lakukan backup dan archive terlebih dahulu menggunakan iTunes ya!

Cara kustomisasi Control Center di iOS 11

Salah satu perubahan visual yang akan segera kamu sadari ketika menginstall iOS 11 adalah Control Center. Tak ada lagi dua bagian Control Center seperti pada iOS 10. Control Center pada iOS 11 memanfaatkan seluruh layar iPhone dan menyediakan beberapa pengaturan serta fitur tambahan yang bisa kamu letakkan pada Control Center. Lalu, bagaimana cara kustomisasi Control Center di iOS 11? Mari kita bahas!

iOS 11 saat ini baru tersedia untuk para pengembang terdaftar. Oleh karena itu masih akan banyak bug, animasi yang tidak lancar, lag, hingga membuat baterai boros dan dapat mengganggu dalam penggunaan sehari-hari. Ada baiknya untuk bersabar menunggu rilis resmi iOS 11 September mendatang jika kamu berniat untuk menginstallnya.

Cara menambahkan tombol shortcut di Control Center iOS 11

Untuk mempermudah kamu mengakses beragam pengaturan, kamu bisa menambahkan tombol shortcut ke Control Center iOS 11. Caranya:

  1. Buka aplikasi Settings > Control Center
  2. Tap pada tombol + berwarna hijau untuk menambahkan shortcut pada Control Center

Cara kustomisasi Control Center di iOS 11

Cara menghapus tombol shortcut di Control Center iOS 11

Untuk menghapus tombol shortcut yang tidak kamu perlukan atau ingin menggantinya dengan tombol shortcut yang lain, caranya:

  1. Buka aplikasi Settings > Control Center
  2. Tap pada tombol – berwarna merah pada bagian Include
  3. Tap Remove

Cara kustomisasi Control Center di iOS 11

Cara mengatur susunan tombol shortcut di Control Center iOS 11

Susunan tombol shortcut di Control Center pun bisa kamu atur urutannya. Misalnya dari yang paling sering digunakan terlebih dahulu. Caranya:

  1. Buka aplikasi Settings > Control Center
  2. Tap pada tombol dengan garis 3 di sebelah kanan nama tombol shortcut
  3. Pindahkan urutannya sesuai dengan yang kamu inginkan

Cara kustomisasi Control Center di iOS 11

Control Center jadi lebih bermanfaat di iOS 11

Beberapa contoh tombol shortcut yang bisa kamu tambahkan di iOS 11 diantaranya, akses ke Low Power Mode, Accesibility, Notes, Screen Recording, dan Do Not Disturb While Driving.

Selain pengaturan tambahan, panel-panel yang ada di Control Center di iOS 11 juga bisa dibuka untuk mengakses pengaturan lanjutan dengan cara menekan dan tahan pada perangkat yang belum mendukung 3D Touch ataupun dengan menggunakan 3D Touch. Bagaimana menurutmu tentang perubahan Control Center di iOS 11? Semakin bermanfaat bukan? Sampaikan komentarmu di bawah ya!

Podcast iOS 11 update

Aplikasi Podcast di iOS 11 tak hanya sekedar mendapat pembaruan tampilan. Dalam salah satu sesi yang digelar pada pekan WWDC 2017 yang lalu, Apple memberikan informasi bagaimana podcast dapat dikategorikan. Podcaster (sebutan untuk para pembuat podcast) dapat mengkategorikan setiap podcast sebagai episode tunggal, berseri ataupun sebagai podcast tambahan. Seperti yang Jason Snell via Six Colors tulis:

New extensions to Apple’s podcast feed specification will allow podcasts to define individual seasons and explain whether an episode is a teaser, a full episode, or bonus content. These extensions will be read by the Podcast app and used to present a podcast in a richer way than the current, more linear, approach.

Tak hanya pengkategorian, aplikasi Podcast juga menyajikan data analitik bagi para Podcaster.

The other big news out of today’s session is for podcasters (and presumably for podcast advertisers): Apple is opening up in-episode analytics of podcasts. For the most part, podcasters only really know when an episode’s MP3 file is downloaded. Beyond that, we can’t really tell if anyone listens to an episode, or how long they listen—only the apps know for sure.

Data analitik yang tersedia di Podcast disajikan secara anonim untuk menjaga privasi para pendengar.

Apple said today that it will be using (anonymized) data from the app to show podcasters how many people are listening and where in the app people are stopping or skipping. This has the potential to dramatically change our perception of how many people really listen to a show, and how many people skip ads, as well as how long a podcast can run before people just give up.