Apple rilis laman web Transparency Report

Dilaporkan pertama kali oleh TechCrunch, Apple baru saja merilis halaman web baru.

Isinya memuat laporan daftar permintaan data pengguna produk dan layanan Apple dari negara-negara di seluruh dunia.

Dulunya, laporan ini disusun setiap 6 bulan sekali dan dilaporkan dalam bentuk PDF. Dikutip dari halaman Transparency Report milik Apple:

Apple is committed to your privacy and being transparent about government requests for customer data globally. This report provides information on government requests received.

Dari laporan terakhir untuk periode Januari sampai dengan Juni 2018, negara Jerman jadi peminta data terbanyak disusul Amerika Serikat di peringkat kedua.

Dari yang saya amati, Indonesia belum ada dalam daftar laporan terbaru.

Podcast Episode 01: “Kenapa masih setia pake produk Apple?”

Di podcast perdana ini, saya membahas satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan oleh orang-orang di sekitar saya yaitu, “Kenapa sih masih setia pake produk Apple?”

Semoga ngga ngantuk ketika mendengarkan.

Kritik atau saran seputar podcast bisa langsung mentions saya di Twitter @adityadaniel atau tulis di kolom komentar.

Memanfaatkan Hazel for Mac untuk mengoptimalkan ukuran gambar secara otomatis

Sebelum mengupload gambar ke CMS, ada satu hal yang selalu saya lakukan terlebih dahulu, yaitu mengoptimalkan ukurannya dengan ImageOptim. Kalau kamu baru pertama kali mendengar tentang ImageOptim, aplikasi ini bermanfaat untuk memperkecil ukuran gambar dengan penurunan kualitas seminimal mungkin.

Blog dengan gambar yang banyak bisa memperlambat loading website ketika dibuka. Padahal menurut survei dari Akamai dan Gomez.com, pengunjung website kini mengharapkan halaman web dapat dibuka dalam waktu kurang dari 3 detik. Itulah kenapa pentingnya mengoptimalkan ukuran gambar yang akan digunakan di sebuah artikel atau tulisan.

Baca selengkapnya

Launch Center Pro 3.0

Menyusul Darkroom yang menghadirkan update besar, ada Launch Center Pro yang memasuki versi ketiga. Pada update kali ini ada beberapa integrasi tambahan yang disematkan oleh Contrast, tim developer dibalik Launch Center Pro.

Aplikasi versi 3.0 ini bersifat universal. Artinya tidak ada lagi versi iPhone dan versi iPad terpisah seperti pada aplikasi sebelumnya.

Integrasi teknologi NFC

Launch Center Pro 3.0 sudah mendukung penggunaan NFC sebagai trigger actions. Caranya, scan stiker NFC dan Launch Center Pro akan memberikan sebuah notifikasi yang langsung mengarahkan kamu ke actions yang sudah diatur sebelumnya. Fitur NFC baru dapat digunakan untuk iPhone 7 dan yang lebih baru ya.

Menjalankan actions terjadwal

Selanjutnya, ada fitur penjadwalan yang fleksibel di Launch Center Pro terbaru. Selain penjadwalan berulang, kamu juga bisa menjadwalkan actions untuk beberapa waktu sekaligus.

Fitur ini sangat bermanfaat terutama bagi kamu yang perlu melakukan sesuatu di iPhone atau iPad pada jam-jam tertentu.

Siri Shortcuts, tampilan mode gelap dan kemudahan import shortcuts dari aplikasi Shortcuts

Tambahan fitur lainnya adalah integrasi dengan Siri Shortcuts, tampilan mode gelap yang cocok untuk digunakan untuk iPhone dengan layar OLED dan kemudahan import shortcut dari aplikasi Shortcuts.

Opsi berlangganan atau bayar sekali

Launch Center Pro 3.0

Menginjak versi 3.0, Contrast menghadirkan beberapa skema pembayaran di Launch Center Pro.

Opsi pertama adalah berlangganan dengan biaya Rp 150ribu selama setahun untuk menikmati fitur premium tambahan. Opsi kedua adalah dengan membayar sekali sebesar Rp 349ribu. Atau kalau kamu ingin menggunakan beberapa fitur tertentu, kamu cukup membayar mulai dari Rp 29ribu sampai paling mahal Rp 75ribu.

Launch Center Pro 3.0 tersedia di App Store dan bisa diunduh secara gratis.

Update Darkroom 4.0, hadirkan dukungan untuk iPad dan beragam fitur serta peningkatan

Banyak sekali aplikasi edit foto di App Store yang bisa kamu gunakan. Salah satunya adalah Darkroom yang baru saja merilis versi ke empat. Pada update besar kali ini Darkroom sudah mendukung penuh perangkat iPad.

Bukan hanya layout yang disusun sehingga responsive digunakan pada beragam orientasi dan layout, Darkroom juga mendukung keyboard shortcuts untuk kemudahan edit foto menggunakan keyboard eksternal. Flow untuk mengedit foto di Darkroom 4.0 juga semakin mudah. Kamu tak perlu import foto manual seperti kebanyakan aplikasi edit foto karena Darkroom 4.0 memiliki integrasi dengan iCloud Photo Library.

Meski tak memiliki fitur ambil gambar lewat kamera di iPhone atau iPad, Darkroom bekerjasama dengan aplikasi Halide dan Moments Pro Camera untuk menggantikan fitur tersebut.

Darkroom 4.0 sudah tersedia di App Store dan bisa diunduh secara gratis.

Untuk review yang lebih komprehensif, kamu bisa membaca tulisan John Voorhees di Macstories.

Rekomendasi Clear Case untuk iPhone XS dan iPhone XS Max

Setelah sebelumnya merilis leather dan silicon case untuk iPhone, Apple kali ini coba menarik pasar pengguna clear case. Dibanderol dengan harga $39 atau hampir menyentuh angka Rp 600ribuan kalau dikonversi ke rupiah, clear case yang dirilis oleh Apple hanya sebatas untuk iPhone XR. Padahal ada iPhone XS dan iPhone XS Max yang menurut saya lebih butuh perlindungan case.

Sebagai pengguna iPhone XS Max, perlu saya akui kalau smartphone terbaru dari Apple tersebut cukup licin ketika digenggam. Lebih licin dibandingkan iPhone 6 Plus yang saya gunakan sebelumnya. Proteksi alias menggunakan case jadi satu hal yang wajib, apalagi harga HP yang satu ini tidak murah. Di bawah ini ada dua rekomendasi clear case untuk iPhone XS dan iPhone XS Max dari saya. Kedua case di bawah ini sudah saya coba dan jangan khawatir soal harga, cukup terjangkau kok.

Baca selengkapnya