Tips mengatur orientasi layar Apple Watch

Setiap pengguna Apple Watch yang pernah saya temui selalu mengenakannya dengan Digital Crown dan side button berada mengarah ke pergelangan tangan. Dengan posisi ini, memutar Digital Crown harus menggunakan telunjuk. Saya pun menggunakan Apple Watch selama beberapa minggu dengan posisi tersebut. Meski terbilang kurang nyaman, posisi Digital Crown dan side button yang mengarah ke pergelangan tangan inilah yang juga ditampilkan Apple dalam iklan ataupun gambar di websitenya.

Baca selengkapnya

Panduan menggunakan aplikasi Workout di Apple Watch

Salah satu kegunaan Apple Watch selain untuk meneruskan notifikasi dari iPhone adalah sebagai fitness tracker. Untuk mendukung fungsinya tersebut, Apple Watch dilengkapi dengan sebuah aplikasi bernama Workout yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui beberapa data ketika kamu berolahraga. Ada beberapa macam aktivitas yang terdapat dalam aplikasi Workout dan kamu bisa mengaturnya sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan dengan mudah.
Baca selengkapnya

Cara mengatur watch face dan complications di Apple Watch

Sejak memiliki Apple Watch, saya hampir tak pernah menggunakan jam tangan saya yang lama. Fitur kesehatan dan penerus notifikasi menjadi andalan dari perangkat wearable milik Apple ini. Dengan Apple Watch saya menjadi tahu berapa kalori yang saya bakar setiap harinya, jumlah konsumsi air putih, berapa banyak saya bergerak dalam sehari dan tentu saja tak melewatkan satupun notifikasi yang masuk ke iPhone meski sedang dalam kondisi Do Not Disturb.

Ada 3 watch face terfavorit saya di Apple Watch yaitu Modular, Simple dan Utility. Meski demikian, kadang saya juga menggunakan watch face lain seperti Mickey atau Motion tergantung mood. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tips mengatur watch face serta complications yang ada di Apple Watch.

Mengatur watch face pada Apple Watch

Watch face atau tampilan antar muka jam utama yang ada di Apple Watch bisa Anda ganti sesuai selera atau mood. Cara menggantinya pun mudah, force touch pada watch face yang sedang digunakan hingga muncul deretan watch face lainnya. Silakan pilih watch face yang akan digunakan.

Melakukan kustomisasi warna dan complications di Apple Watch

Beberapa watch face yang ada di Apple Watch dapat kamu ganti warnanya. Pada watch face Modular, kamu bahkan bisa menggunakan skema multicolor dimana warna tulisan jam dan complications yang terpasang tergantung warna aplikasinya. Cara melakukan kustomisasinya sebagai berikut:

  1. Force touch hingga muncul deretan watch face yang lain
  2. Tap tombol Customize
  3. Dari sini kamu bisa mengganti warna dengan bantuan Digital Crown atau menambahkan complications dari aplikasi yang mendukung. Tentu tidak semua watch face dapat ditambahkan complications namun kebanyakan sudah mendukungnya.

Cara mengatur watch face dan complications di Apple Watch

Watch face di Apple Watch memang terbatas dibandingkan dengan di Android Wear. Namun jangan khawatir karena di watchOS 3, Apple akan menambahkan beberapa watch face baru yang bisa kamu gunakan. Alternatif lain jika kamu bosan dengan watch face yang ada adalah dengan mendownload wallpaper dan kemudian dipasang. Website Apple Faces memiliki beberapa gambar menarik yang bisa kamu unduh dan pasang sebagai wallpaper di Apple Watch.

Apakah kamu sudah menggunakan Apple Watch? Apa watch face favorit kamu? Sampaikan pada kolom komen di bawah ini ya!

Menggunakan keyboard shortcut di iPad

Bisa nge-blog dari mana saja merupakan keinginan saya setelah membuat UNAPPOLOGETIC. Oleh karena itu pada beberapa kesempatan saya mencoba untuk mengaturnya agar pas dengan workflow menulis saya baik di iPhone, iPad atau Mac sekalipun. Termasuk menggunakan Amazon AWS dan CDNnya untuk menyimpan gambar dan assets lainnya.

Sebenarnya saya bisa saja ngeblog langsung di iPhone atau iPad menggunakan aplikasi resmi WordPress, but I won’t do it. Aplikasi resmi WordPress di iPhone dan iPad meski mendukung untuk membuat postingan baru namun kurang menyenangkan ketika digunakan. Saya lebih memilih menggunakan Ulysses yang sekarang di versi betanya sudah support untuk mengupload tulisan ke dashboard WordPress.

Untuk menulis, saya sekarang lebih memilih menggunakan iPad dengan tambahan Logitech Folio Case. Dengan external keyboard, menulis di iPad jadi lebih mudah dan nyaman ketimbang harus mengetik dengan software keyboard. Dan kini, iPad sudah mendukung beberapa keyboard shortcut untuk mempercepat pengoperasian. Tak hanya tersedia pada level sistem operasinya saja, namun beberapa pengembang juga sudah menambahkan dukungan keyboard shortcut pada aplikasinya.

Berikut daftar keyboard shortcut umum pada iOS 9 ke atas pada iPad

  • Command + Tab: Mengaktifkan application switcher sama seperti di Mac
  • Esc: Berfungsi mirip Home button, tekan 1 kali untuk menutup aplikasi dan tekan 2 kali untuk mengakses multitasking
  • Command + Space: Mengakses pencarian lewat Spotlight

Keyboard shortcut di setiap aplikasi pun bisa berbeda-beda. Untuk mengetahuinya, cukup tekan dan tahan tombol Command. Misalnya, jika sedang browsing-browsing menggunakan Safari, kamu bisa menggunakan panah ke atas dan bawah untuk scrolling atau menggunakan tombol Space untuk beralih ke bagian bawah laman web. Untuk membuka tab baru tekan kombinasi Command + T. Misal ingin mengunjungi laman web yang lain kamu bisa gunakan Command + L untuk mengakses address bar.

Dengan adanya keyboard shortcut, menggunakan keyboard eksternal di iPad menjadi lebih menyenangkan ketimbang harus tap tombol di layar. Selain itu membuat pengoperasian juga lebih cepat, misalnya ketika mengedit tulisan di Ulysses. Ya, iPad kini lebih dari sekedar alat untuk mengkonsumsi konten buat saya. iPad menjadi perangkat yang lebih banyak saya gunakan untuk bekerja daripada Mac.

Tips bagikan lagu atau playlist dari Apple Music

Apple Music adalah layanan streaming musik pilihan saya meski sekarang ini sudah banyak layanan streaming musik yang masuk ke Indonesia. Saya masih ingat ketika dulu saya harus menggunakan VPN untuk dapat menggunakan Spotify kala Apple Music belum tersedia. Alasan saya menggunakan Apple Music sederhana, integrasi dengan iOS. Tak perlu unduh aplikasi dan cukup daftarkan Apple ID untuk mulai berlangganan.

Untuk masalah pilihan lagu rasanya hampir setiap layanan streaming musik memiliki koleksi yang setara. Setidaknya setiap layanan streaming musik sudah memiliki lebih dari 30 juta lagu di dalamnya. Salah satu kekurangan dari Apple Music adalah fitur berbaginya. Kamu tak bisa melihat playlist yang dimiliki teman atau kerabat namun kamu bisa meminta mereka membagikannya. Nah, perihal berbagi kamu bisa membagikan lagu atau playlist dengan mudah dari Apple Music, caranya sebagai berikut:

Membagikan lagu dari Apple Music

  1. Pilih lagu yang akan dibagikan, tap pada tombol bergambar titik tiga.
  2. Tap pada tombol Share untuk memunculkan share sheet.
  3. Selanjutnya tinggal bagikan lagu tersebut ke iMessage, Facebook, Twitter atau aplikasi lainnya.

Tips bagikan lagu atau playlist dari Apple Music
Tips bagikan lagu atau playlist dari Apple Music

Tips bagikan lagu/ playlist dari Apple Music

Membagikan playlist dari Apple Music

Untuk membagikan playlist dari Apple Music cukup mudah, tinggal tap tombol share di bagian bawah deskripsi playlist.

Tips bagikan lagu atau playlist dari Apple Music
Tips bagikan lagu/ playlist dari Apple Music
Ya, kekurangan Apple Music adalah fitur sosialnya dimana kita tidak bisa mengetahui dengan mudah playlist yang dimiliki oleh seseorang seperti pada Spotify. Namun setidaknya cara di atas bisa digunakan ketika ingin membagikan musik kepada kerabat atau teman yang sedang mencari rekomendasi lagu atau playlist baru. Atau jika kamu ingin berbagi lagu atau playlist antar layanan streming musik, bisa gunakan SoundShare. Saya pernah membahasnya di DailySocial beberapa waktu yang lalu.

Apple Music sendiri kini hadir dengan dua skema berlangganan. Personal dengan harga Rp 69ribu ataupun Family dengan harga Rp 119ribu yang bisa dinikmati hingga 6 orang. Pada iOS 10 nanti, selain perombakan desain dengan tampilan huruf yang lebih besar dan tebal, akan adanya dukungan tampilan lirik dari lagu yang sedang diputar. Dengan demikian kamu tak perlu lagi menggunakan layanan pihak ketiga seperti MusiXmatch

Sekian tips kali ini, nantikan tips mengenai iPhone, iPad dan Mac selanjutnya hanya di UNAPPOLOGETIC.