Apple perbaiki Maps, mulai kumpulkan data sendiri →

Matthew Panzarino mengabarkan lewat Techcrunch seputar Apple yang tengah memperbaiki layanan/ aplikasi Maps. Seperti yang telah diketahui, aplikasi Maps dari Apple sempat mengalami beberapa masalah setelah diluncurkan. Mulai dari alamat yang tidak akurat sehingga navigasi yang kurang jelas.

Menurut Eddy Cue, salah satu petinggi Apple, upaya meningkatkan kualitas Maps menjadi prioritas dikarenakan pentingnya navigasi dan pemetaan di masa depan. Terlebih dengan semakin banyak orang menggunakan iPhone/ iPad.

Maps needs fixing.

Apple, it turns out, is aware of this, so it’s re-building the maps part of Maps.

It’s doing this by using first-party data gathered by iPhones with a privacy-first methodology and its own fleet of cars packed with sensors and cameras. The new product will launch in San Francisco and the Bay Area with the next iOS 12 beta and will cover Northern California by fall.

Meski mengumpulkan data sendiri, privasi masih menjadi perhatian utama Apple. Setiap data yang dikumpulkan untuk aplikasi Maps, dibersihkan dari data-data sensitif sebelum dianalisa.

Apple rilis iOS 12 Public Beta

Apple baru saja resmi merilis iOS 12 versi public beta. Kalau kamu penasaran dan ingin segera mencoba fitur-fitur baru di iOS 12 tanpa harus menunggu sampai bulan September, inilah saatnya. iOS 12 membawa sejumlah fitur baru dan peningkatan seperti Memojis, Siri Shortcuts, ARKit 2.0 dan masih banyak lagi.

Perlu diingat meski versi public beta biasanya lebih stabil dibandingkan dengan versi developer beta, namun iOS 12 tetaplah masih dalam fase pengembangan. Artinya bisa saja ada bug yang mempengaruhi kenyamanan kamu menggunakan iPhone dan iPad. Untuk dapat berpartisipasi dalam pengujian iOS 12, kamu bisa menuju beta.apple.com dan login menggunakan Apple ID untuk mulai mengunduh iOS 12.

Apple kesulitan produksi AirPower →

Apakah kamu masih ingat dengan AirPower yang diumumkan oleh Apple setahun yang lalu? Jika lupa, wajar. AirPower adalah aksesoris wireless charging yang diumumkan oleh Apple setahun yang lalu. Aksesoris ini bisa mengisi daya tiga perangkat sekaligus mulai dari iPhone, Apple Watch hingga AirPods.

Sayangnya, hingga hari ini Apple belum juga merilis AirPower kepada pengguna produknya. Menurut laporan terbaru dari Mark Gurman via Bloomberg, Apple mengalami kesulitan produksi AirPower:

An executive at an Apple partner that manufactures third-party wireless chargers for iPhones, who asked not to be identified, said the multi-device charging mechanism is challenging to build because it likely requires different sized charging components for the three types of devices, which would all overlap across the mat.

The AirPower charger is also more advanced than the current competition because it includes a custom Apple chip running a stripped down version of the iOS mobile operating system to conduct on-device power management and pairing with devices. Apple engineers have also been working to squash bugs related to the on-board firmware, according to the people familiar. They asked not to be identified discussing a product that hasn’t been released yet.

As predicted, Apple menggunakan prosesor khusus di AirPower. Hopefully it’ll be worth the wait.

Cara membuat USB installer macOS Mojave

macOS 10.14 atau yang lebih dikenal dengan macOS Mojave telah resmi diumumkan oleh Apple. Secara visual, macOS Mojave memiliki tampilan baru mode gelap yang sangat nyaman digunakan ketika malam hari.

macOS Mojave juga memiliki fitur merapikan berkas pada desktop otomatis bernama Stacks dan juga wallpaper dinamis yang berganti mengikuti jalannya hari.

Biasanya, ketika versi baru macOS dirilis, saya melakukan clean install. Namun sebelum itu, saya perlu menyiapkan USB installer terlebih dahulu. Membuat USB installer macOS tidak sesulit yang dibayangkan. Silakan simak tutorialnya di bawah ini.

Baca selengkapnya

3D Touch, apa itu? →

Sejak diluncurkan oleh Apple 4 tahun yang lalu, 3D Touch jarang sekali mendapat perhatian atau update. Ketiadaan indikator tombol atau elemen visual antar muka menjadi masalah utama pengguna jarang menggunakan 3D Touch. Bahkan untuk tech savvy sekalipun.

Discoverability menjadi hal utama 3D Touch dan Apple seharusnya segera mengatasi hal ini. Melalui tulisan di Medium, desainer Eliz Kılıç memberikan pendapat bagaimana Apple dapat membuat 3D Touch lebih mudah dikenali.

3D Touch is broken! The user experience is far from great. Apple introduced 3D Touch and its new related interactions Peek and Pop in 2014. It’s been almost 4 years since its first introduction, yet people don’t know/use 3D Touch. Why would they? Even tech-savvy users don’t know which buttons offer 3D touch. Let alone regular users.

Now that we know what the problem is, here is my solution. Like we did with the link texts years ago on the web, we should visually distinguish 3D Touchable buttons. Look at this same screen and see if you can tell which toggles accept 3D Touch.

Do you even use 3D Touch?

Cara menjalankan Xcode dark mode di macOS Mojave Light mode

macOS Mojave membawa tampilan mode gelap yang bisa kamu aktifkan dari System Preferences. Sayangnya pengaturan ini berlaku umum untuk semua aplikasi. Tak terkecuali dengan Xcode.

Kalau kamu lebih suka menggunakan Xcode dengan warna gelap tetapi dengan tampilan mode terang di macOS Mojave, cara berikut bisa kamu coba:

  1. Buka aplikasi Terminal
  2. Ketik perintah berikut: defaults write http://com.apple.dt.Xcode NSWindowDarkChocolate -bool true
  3. Untuk mengembalikannya, tinggal ubah true menjadi false.

Thanks, @steve228uk!