Review Fiery Feeds 2

Memperoleh informasi bisa dari mana saja. Bahkan tanpa harus repot, kita bisa memanfaatkan algoritma layanan sosial media untuk menyuguhi kita dengan informasi yang kita sukai. Dibandingkan bergantung pada algoritma sebuah layanan, saya lebih suka membaca lewat RSS. Keuntungannya adalah saya bisa mengontrol hal apa saja yang ingin saya baca dan ikuti.

Baca selengkapnya

Things 3.4 hadirkan dukungan otomatisasi lewat URL scheme

Salah satu alasan saya setia menggunakan produk Apple adalah dukungan aplikasi yang tidak hanya banyak tetapi juga memiliki desain menawan. Hal ini tak lepas dari campur tangan Apple yang memiliki guidelines bagaimana developer harus mendesain aplikasi untuk iPhone, iPad dan Mac dengan baik. Pada kategori to-do list ada Things yang bagi saya memiliki desain terbaik. Terlebih dengan update versi 3 yang dihadirkan tahun lalu.

Baca selengkapnya

Cara mudah download video menggunakan Downie

Sebelum mengenal Laracasts, Treehouse atau Udemy, Youtube masih menjadi tujuan utama saya dalam mencari video tutorial programming. Hal berikutnya yang saya lakukan setelah menemukan video atau playlist tutorial adalah mengunduhnya. Tujuannya agar saya bisa dengan mudah mengaksesnya di mana saja, secara offline. Ada banyak cara mengunduh video dari YouTube. Beberapa dari kamu mungkin pernah menggunakannya sesekali. Mulai dari yang berbasis web, hingga browser extensions.

Kali ini saya akan mengulas sebuah aplikasi Mac yang sangat mempermudah proses download video dari Internet. Nama aplikasinya adalah Downie.

Baca selengkapnya

Menulis markdown menggunakan VSCode

Ada dua tipe orang di dunia ini. Pertama, mereka yang menulis draft blog langsung lewat dashboard pada browser dan mereka yang menggunakan aplikasi pengolah teks. Saya termasuk golongan kedua. Kalau kamu mengikuti blog saya dari UNAPPOLOGETIC sampai sekarang, pasti pernah sesekali baca tentang Ulysses. Ulysses adalah aplikasi pengolah teks dengan dukungan sintaks markdown. Bisa dibilang hampir seluruh tulisan yang saya terbitkan di blog ditulis menggunakan Ulysses. Tak hanya di Mac, Ulysses juga tersedia di iPhone dan iPad serta memiliki integrasi yang baik dengan aplikasi pihak ketiga dengan skema URL.

Kali ini mari kita lupakan sejenak tentang Ulysses karena yang akan saya bahas adalah teks editor dari Microsoft bernama Visual Code Studio.
Baca selengkapnya

Update Things 3.3 tambahkan fitur Mail to Things

Saya termasuk orang yang gemar berganti aplikasi to-do list. Aplikasi yang pertama kali saya coba adalah Things 2. Saat itu pertama kalinya juga saya berkenalan dengan Getting Things Done. Beralih dari Things, saya mencoba Todoist dan menjadi pelanggan premium sampai sekarang. Beberapa aplikasi lain yang pernah saya coba di antaranya adalah OmniFocus, Trello, Todoist, Wunderlist, dan 2Do. Ketika Cultured Code merilis Things 3, saya kembali menggunakannya.

Cultured Code menghadirkan Things 3 layaknya aplikasi yang benar-benar baru dan tidak terasa seperti penerus Things 2. Tampilan aplikasinya sangat minimalis baik di iPhone, iPad atau di Mac. Terdapat fitur multiple editing, penjadwalan dengan natural language, penambahan checklist pada sebuah catatan pekerjaan dan kemudahan navigasi antar Area of Responsibilities, projects, tags ataupun tanggal due date. Review selengkapnya bisa kamu baca di sini.

Baca selengkapnya