OmniFocus 3 for iOS Review

Awal ketertarikan saya akan metode produktivitas GTD berawal ketika saya hendak masuk kuliah di pertengahan 2014 yang lalu. Sadar akan kapasitas otak saya yang tidak akan mungkin mengingat daftar hal yang perlu dikerjakan, saya perlu sebuah sistem untuk membantu menyimpannya. Mulailah saya berkenalan dengan aplikasi to-do list atau task manager.

Aplikasi pertama yang saya gunakan adalah Clear dari RealMac Software. Berbasis gesture, aplikasi ini bermanfaat untuk membuat daftar pekerjaan sederhana. Kamu bisa menambahkan pengingat dan membuat kategori daftar pekerjaan lebih dari satu. Clear merupakan aplikasi yang sangat praktis untuk membuat daftar sederhana. Karena saya membutuhkan fitur lebih dari sekedar list pekerjaan, saya mulai berburu aplikasi task manager dan saya menemukan Things.

Things 2 dari Cultured Code merupakan task manager berbasis GTD. Memiliki tiga versi aplikasi, daftar pekerjaan yang tersimpan tersinkronisasi lewat Things Cloud. Dengan Things 2, saya bisa membuat daftar catatan pekerjaan lengkap dengan keterangan tambahan, due date, dan membuat catatan pekerjaan berulang.

OmniFocus termasuk task manager paling akhir yang saya beli. Pertama, harga OmniFocus cukup mahal waktu itu, $49.99 kalau tidak salah. Itu baru membeli aplikasinya saja. Untuk benar-benar mendapatkan keseluruhan fiturnya, ada versi Pro yang bisa dibeli dalam aplikasinya, biayanya $29.99. Kedua, saya belum benar-benar menggunakan GTD secara penuh dalam mengelola daftar pekerjaan dan urusan-urusan lainnya.

So, buying OmniFocus is quite expensive investment but I buy it eventually.

Menggunakan OmniFocus, ada beberapa hal yang perlu dipelajari. Hal ini karena OmniFocus sangat berpusat pada metode GTD dan memberikan fleksibilitas luar biasa untuk melihat daftar pekerjaan lewat beragam perspektif. OmniFocus memiliki pilihan tipe project yang tidak dimiliki task manager lainnya.

Baca selengkapnya

OmniFocus 3 untuk iOS akan rilis tanggal 30 Mei

OmniFocus, salah satu aplikasi pembuat to-do list yang berdasarkan pada metode produktivitas Getting Things Done oleh David Allen sebentar lagi akan menginjak ke versi 3. Saya sudah mencoba versi betanya dan pada update yang akan digulirkan, OmniGroup selaku pengembang memberikan beberapa fitur serta desain baru. Diantara fitur yang akan diusung seperti Tags, penjadwalan berulang yang lebih fleksibel dan tampilan Forecast yang lebih baik dibanding versi 2. OmniFocus 3 akan dirilis tanggal 30 Mei mendatang dan pengguna yang sudah memiliki versi 2 berhak mendapatkan diskon 50%.

Omni Group roadmap 2018

Ken Case lewat Omni Group blog memaparkan roadmap mereka di tahun 2018. Bagi kamu yang belum kamu, Omni Group merupakan grup developer sejumlah aplikasi produktivitas. Dari beberapa rencana yang dipaparkan, saya sangat tertarik untuk mengikuti perkembangan OmniFocus ke depannya. Ada beberapa perubahan serta tambahan layanan yang direncanakan oleh Omni Group. Pertama adalah mengganti Contexts di OmniFocus menjadi Tag:

This system of contexts works well enough, but OmniFocus was never intended to be limited to a GTD audience—and as our customer base has grown over the years we’ve seen a lot of confusion over just what these “contexts” are and how people ought to make use of them. The term that makes more intuitive sense to most people is tags: you can tag an item with a tag—or multiple tags—and later you can look at that tag to see all the items assigned to it.

Selanjutnya OmniFocus juga akan memiliki fitur penjadwalan yang lebih fleksibel, otomasi yang lebih canggih, fitur kolaborasi dan satu yang sudah ditunggu sejak lama yaitu akses OmniFocus dari laman web. Dikutip dari tulisan Ken Case di blog Omni Group:

For all our customers in that situation, I have good news to share: we’re building OmniFocus for the Web. It will be greatly simplified from the OmniFocus you know: it won’t have custom perspectives or notifications or maps. It won’t have Review. It won’t let you set up new repeating tasks (though it will correctly handle repeating tasks that are already set up). Its capabilities will be a lot more like what we shipped in our very first iPhone app: you’ll be able to see the lists of tasks in your Inbox, Projects, and Tags, with their associated notes and due dates. You’ll be able to edit basic information about those tasks (checking them off, assigning a due date, changing a title or note) and of course you’ll be able to add new tasks.

Salah satu faktor yang membuat saya tidak lagi menggunakan OmniFocus dan Things adalah sulitnya melihat daftar tugas ketika menggunakan PC di kantor. Begitu pula dengan menambahkan daftar tugas yang mau dikerjakan. Kemudahan mengakses OmniFocus lewat website akan sangat membantu meski hanya sekedar untuk melihat dan menambahkan catatan daftar tugas.

5 aplikasi iOS pilihan untuk membuat catatan daftar pekerjaan

Selamat hari Senin! Mumpung masih di awal minggu, berbicara mengenai produktivitas terasa kurang lengkap jika saya tak membagikan aplikasi pencatat daftar tugas. Banyak sekali aplikasi pendukung produktivitas di App Store mulai dari yang gratis hingga yang dibanderol dengan harga ratusan ribu. Semuanya memiliki satu tujuan yang sama, membantu penggunanya tetap fokus dan produktif. Berikut 5 aplikasi iOS pencatat daftar tugas.

Baca selengkapnya