Apple Batalkan AirPower

Mark Gurman, merilis laporan di Bloomberg bahwa Apple akhirnya membatalkan AirPower dan tak akan merilisnya. Menurut Dan Riccio, senior vice president of hardware, AirPower dibatalkan karena tidak memenuhi standar yang ditetapkan oleh Apple.

After much effort, we’ve concluded AirPower will not achieve our high standards and we have canceled the project. We apologize to those customers who were looking forward to this launch. We continue to believe that the future is wireless and are committed to push the wireless experience forward.

AirPower adalah charging pad yang mampu mengisi tiga perangkat sekaligus. Produk ini diumumkan oleh Apple pada tahun 2017. Tingkat kesulitan produksi yang tinggi diduga menjadi alasan kenapa AirPower akhirnya batal dirilis untuk pengguna.

Laporan terbaru: Apple kembangkan chip khusus untuk AI bernama Apple Neural Engine

Laporan terbaru dari Mark Gurman di Bloomberg mengabarkan bahwa Apple sedang menggarap chip khusus bernama Apple Neural Engine yang bertugas menangani pekerjaan terkait kecerdasan buatan (AI). Dikutip dari Bloomberg:

Apple is working on a processor devoted specifically to AI-related tasks, according to a person familiar with the matter. The chip, known internally as the Apple Neural Engine, would improve the way the company’s devices handle tasks that would otherwise require human intelligence — such as facial recognition and speech recognition, said the person, who requested anonymity discussing a product that hasn’t been made public. Apple declined to comment.

Jika kabar ini benar, Apple Neural Engine menambah sederetan chip yang Apple buat secara khusus untuk produk-produknya. Pada iPhone 7 misalnya, Apple menggunakan A10 Fusion System on Chip, quad core processor yang terdiri dari dua inti untuk menangani pekerjaan ringan sekaligus menghemat konsumsi daya batere. Penggunaan chip tersebut menjadikan iPhone 7 sangat efisien namun tetap memberikan performa yang terbaik. Chip yang didesain serta diproduksi secara khusus tersebut memberikan keuntungan untuk Apple dalam mengontrol performa perangkat bikinannya serta memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dalam jangka waktu yang lebih lama.

That’s why 2 years iPhone still runs smoothly even beat the latest Android devices.

Apple siapkan Macbook Pro baru

Mark Gurman, jurnalis yang terkenal lekat dengan informasi terbaru seputar Apple melaporkan dari Bloomberg bahwa Apple tengah mempersiapkan update untuk Macbook Pro. Tak hanya update prosesor dan RAM, kali ini Apple berencana untuk merombak total laptop besutannya.

Beberapa poin dari laporan Mark:

  • Akan terdapat sebuah OLED display di bagian atas keyboard angka sebagi pengganti tombol Fn. Persis seperti rumor dari KGI Securities analis Ming-Chi Kuo
  • Touch ID. Selain untuk mengamankan Macbook Pro terbaru, juga dapat digunakan untuk autentikasi Apple Pay di web. Sama seperti iPhone, sidik jari yang tersimpan akan dienkripsi dan tidak dapat dihapus
  • Ukuran yang lebih tipis, trackpad lebih lebar dari model sebelumnya.
  • Pilihan konfigurasi kartu grafis dari AMD.
  • USB Type C sebagai sarana koneksi1
  • Pilihan warna Gold, Rose Gold, dan Silver

Belum jelas kapan Apple akan mengumumkan Macbook Pro terbarunya ini. Dalam laporannya, Apple tidak mungkin mengumumkannya berbarengan dengan event perkenalan iPhone terbaru pada 7 September mendatang.
Tebakan saya, Apple akan mengumumkannya setelah bulan September.

Apple terkenal gemar menipiskan perangkatnya. Bukan tak mungkin Macbook Pro terbaru yang tengah disiapkan tersebut bakal lebih tipis lagi ketimbang Macbook Pro Retina Display yang ada sekarang. Saya tak ada masalah dengan kebiasaan Apple yang suka membuat perangkat terbarunya lebih tipis dari sebelumnya, hanya saja saya lebih ingin melihat Apple memberikan dukungan lebih pada Macbook Pro. Dukungan terhadap konten VR misalnya.

Apapun yang tengah dipersiapkan oleh Apple akan menjadi akhir penantian panjang. Saran saya, apabila kamu berencana untuk upgrade Macbook Air Pro yang kamu miliki, ada baiknya untuk bersabar terlebih dahulu.


  1. Semoga tidak hanya satu seperti Macbooks. Sebagai lini laptop yang menyasar power user, lucu rasanya jika Apple hanya menyertakan satu colokan sebagai sarana koneksi