Celah keamanan ini ungkap data rahasia di Keychain pada Mac

Setelah bug menguping lewat FaceTime Bug, kali ini Apple dihadapkan pada bug yang bisa mengakses data rahasia pada Keychain di macOS. Bug yang diberi nama Keysteal ini ditemukan oleh seorang remaja asal Jerman bernama Linus Henze.

Dengan celah keamanan ini, Henze bisa mengekstrak data-data sensitif yang tersimpan di Keychain dan menampilkannya dalam plain-text. Bahkan dalam video demonstrasinya, pengguna tidak akan diminta memasukkan password ataupun ijin akses ke Keychain.

Sampai saat ini, Henze belum memberikan detail celah keamanan tersebut kepada Apple. Hal ini lantaran Apple enggan membayar sejumlah uang untuk bug yang ditemukannya. Berikut keterangan dari Henze dikutip dari halaman Forbes:

”Finding vulnerabilities like this one takes time, and I just think that paying researchers is the right thing to do because we’re helping Apple to make their product more secure.”

Meski dapat mengakses data sensitif di Keychain pada Mac, celah keamanan ini tidak bisa digunakan untuk iCloud Keychain.

Angela Arhendts hengkang dari Apple

Angela Arhendts, sosok penting dibalik kesuksesan toko retail Apple memutuskan untuk hengkang dari Apple mulai April mendatang. Angela merupakan CEO dari Burberry sebelum bergabung dengan Apple lima tahun yang lalu.

Posisi yang kosong, akan diisi oleh Dierdre O’Brien. Bukan cuma mengepalai divisi retail yang akan ditinggalkan oleh Angela, O’Brien juga mengepalai divisi People (sebutan divisi Human Resources di Apple) dan melapor langsung ke Tim Cook selaku CEO.

Dierdre O’Brien bergabung dengan Apple 30 tahun yang lalu.

Salah satu program Angela Arhendts untuk mengundang pengunjung ke toko retail Apple adalah Today At Apple. Program Today At Apple berisi berbagai macam materi edukasi seputar perangkat dan sistem operasi Apple untuk berbagai usia.

Saat ini, Apple telah memiliki 506 toko retail yang tersebar di seluruh dunia.

Sumber: Apple Newsroom

Tim Cook: Setiap orang berhak mendapatkan privasi online

CEO Apple, Tim Cook baru saja menulis sebuah opini di halaman Time.

Dalam tulisannya, Tim Cook mengajak para pengguna teknologi dan layanan online untuk semakin peduli akan pentingnya perlindungan akan data pribadi.

That’s why I and others are calling on the U.S. Congress to pass comprehensive federal privacy legislation—a landmark package of reforms that protect and empower the consumer. Last year, before a global body of privacy regulators, I laid out four principles that I believe should guide legislation:

First, the right to have personal data minimized. Companies should challenge themselves to strip identifying information from customer data or avoid collecting it in the first place. Second, the right to knowledge—to know what data is being collected and why. Third, the right to access. Companies should make it easy for you to access, correct and delete your personal data. And fourth, the right to data security, without which trust is impossible.

Ini bukan kali pertama CEO Apple menyerukan perlindungan atas data pribadi konsumen.

Pada tahun 2002, Steve Jobs pernah menyampaikan hal senada:

“Privacy means people know what they’re signing up for — in plain English, and repeatedly,” he said.

Tulisan Tim Cook ditutup dengan kalimat yang sangat apik.

 Technology has the potential to keep changing the world for the better, but it will never achieve that potential without the full faith and confidence of the people who use it.

Apple ganti 11 juta baterai iPhone, pengaruhi pendapatan Apple di kuartal 1 2019

Awal tahun yang lalu, Tim Cook mengeluarkan revisi target pendapatan untuk Q1 tahun 2019. Menurutnya, ada dua hal yang menjadi dasar penurunan tersebut yaitu perlambatan ekonomi di Tiongkok dan satu lagi adalah program ganti baterai iPhone dengan harga USD 29. Program ganti baterai iPhone dengan harga diskon tersebut ternyata cukup populer. Tercatat ada 11 juta pengguna iPhone yang memanfaatkan program tersebut. Seperti yang tertulis di Daring Fireball berikut:

During Apple’s all-hands meeting January 3, Tim Cook said Apple replaced 11 million batteries under the $29 replacement program, and they’d have only anticipated about 1-2 million battery replacements normally.

Program ganti baterai ini dianggap mempengaruhi penjualan tiga iPhone terbaru yaitu iPhone XS, iPhone XS Max dan iPhone XR.

Samsung Smart TV akan hadirkan dukungan iTunes Movies & TV Shows serta AirPlay 2

Menjadi yang pertama, Samsung umumkan bahwa smart TV barunya akan mulai mendukung aplikasi iTunes Movies & TV Shows serta teknologi AirPlay 2. Untuk smart TV Samsung yang dirilis pada tahun 2018, dukungan tersebut akan ditambahkan melalui update firmware yang tersedia. Aplikasi iTunes Movies & TV Shows akan hadir di 100 negara dan untuk dukungan AirPlay akan hadir di 190 negara.

Dikutip dari halaman Samsung US Newsroom:

With the new iTunes Movies and TV Shows app on Samsung Smart TVs, Samsung customers can access their existing iTunes library and browse the iTunes Store to buy or rent from a selection of hundreds of thousands of movies and TV episodes — including the largest selection of 4K HDR movies. iTunes Movies and TV Shows will work seamlessly with Samsung’s Smart TV Services, such as Universal Guide, the New Bixby and Search, to create a consistent experience across Samsung’s platform.

With AirPlay 2 support, Samsung customers will be able to effortlessly play videos, photos, music, podcasts and more from Apple devices directly to Samsung Smart TVs, including QLED 4K and 8K TVs, The Frame and Serif lifestyle TVs, as well as other Samsung UHD and HD models.

Ada kemungkinan produsen TV lain akan segera menyusul langkah Samsung. Jika melihat dari halaman AirPlay milik Apple, dikatakan:

Leading TV manufacturers are integrating AirPlay 2 directly into their TVs, so now you can effortlessly share or mirror almost anything from your iOS device or Mac directly to your AirPlay 2–enabled smart TV. You can even play music on the TV and sync it with other AirPlay 2–compatible speakers anywhere in your home.

Dengan kalimat “Leading TV manufacturers”, ada kemungkinan pembuat TV lainnya akan segera mengusung aplikasi iTunes Movies & TV Shows serta teknologi AirPlay 2.

Lewat AirPlay 2, kamu bisa menikmati konten multimedia dengan cara yang lebih menyenangkan. Tinggal tap pada Control Center untuk memutar konten musik, video atau film ke TV.