Daftar perangkat iOS yang mendapat update iOS 12

“Update iOS 12 untuk perangkat apa aja mas?”

“iPhone 5s bisa update ke iOS 12, ngga?”

Dua pertanyaan tersebut adalah beberapa contoh pertanyaan yang sering muncul ketika Apple merilis versi iOS baru. Lalu perangkat apa saja yang bisa update ke iOS 12? Berikut daftarnya yang saya ambil dari laman iOS 12 milik Apple.

Daftar perangkat iOS yang mendapat update iOS 12

Semua perangkat dengan iOS 11 bisa update secara gratis ke iOS 12 pada September mendatang. Termasuk iPhone 5s yang dirilis pada tahun 2013. 5 tahun berjalan dan masih mendapat update software terbaru. Sebagai perbandingan, Google tidak memberikan update Android P terbaru untuk Nexus 6P dan 5X yang dirilis pada tahun 2015. Count the number.

Daftar fitur iOS 12

Gelaran WWDC 2018 telah usai. Seperti biasa, Apple mengumpulkan para developer untuk mengumumkan update berbagai sistem operasi yang dimilikinya. Acara dimulai tepat pukul 10.00 waktu setempat atau 00:00 WIB dan dibuka oleh Tim Cook. Dalam pembukaannya, Tim Cook menyampaikan beberapa data menarik, diantaranya:

  • Developer aplikasi terdaftar di Apple kini berjumlah 20 juta
  • Apple membayar US$100 milyar kepada para developer
  • App Store mendapatkan 500 juta pengunjung setiap minggunya
  • iOS 11 kini terinstall di 81% perangkat di seluruh dunia.

Pembukaan Tim Cook tak berlangsung lama. Selanjutnya ada Craig Federighi yang mengambil alih panggung untuk menjelaskan update pada iOS.

Baca selengkapnya

iOS 11.4 update

Update iOS terbaru versi 11.4 telah tersedia. Pada update kali ini Apple merilis dua fitur penting yaitu AirPlay 2 dan Messages in iCloud. Kedua fitur ini telah diumumkan pada WWDC tahun lalu dan baru hadir setahun kemudian. Tepat beberapa hari sebelum WWDC 2018 digelar. Bersamaan dengan iOS 11.4, Apple juga merilis tvOS 11.4, HomePod 11.4 dan watchOS 4.3.1.

AirPlay 2

AirPlay adalah teknologi dari Apple yang memungkinkan perangkat iOS untuk terhubung dengan perangkat audio atau video lain secara nirkabel. AirPlay 2 merupakan update besar yang menghadirkan penyiaran nirkabel ke beberapa speaker atau perangkat lain secara sekaligus. Kamu bisa baca tulisan mas Bagus di MakeMac seputar hal yang wajib di ketahui tentang AirPlay 2 jika ingin mengetahui seputar fitur ini lebih jelasnya..

Dengan AirPlay 2, pengguna yang memiliki HomePod lebih dari satu bisa langsung menggunakan kedua speaker pintar tersebut secara sekaligus untuk mendapatkan kualitas suara stereo. Karena HomePod memiliki chip A8, apabila dua perangkat tersambung, masing-masing HomePod dapat memilah audio channels secara otomatis.

Lain lagi jika kamu menaruh beberapa HomePod di ruangan yang berbeda. Kamu bisa meminta Siri untuk memainkan podcast atau lagu favoritmu dari HomePod yang mana saja.

Messages in iCloud

Fitur sinkronisasi pesan iMessages akhirnya hadir di update iOS 11.4. Kini setiap pesan iMessages dapat tersedia di setiap perangkat Apple yang kamu miliki. Untuk mengaktifkan fitur ini kamu bisa masuk ke aplikasi Settings lalu tap pada profile iCloud kamu di bagian paling atas. Pilih iCloud lalu aktifkan pada pilihan Messages.

Fitur Messages in Cloud ini menggunakan ruang penyimpanan iCloud yang kamu miliki. Keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari menggunakan fitur ini adalah:

  1. Pesan yang kamu miliki tidak lagi tersimpan di perangkat.
  2. Pesan tersinkronisasi dengan baik di tiap-tiap perangkat Apple yang kamu gunakan. Hapus pesan di satu perangkat, langsung otomatis juga terhapus di perangkat yang lain.

Apple rilis HomePod di tiga negara tambahan

Apple juga mengumumkan kehadiran HomePod di tiga negara tambahan. Penggemar produk Apple di Kanada, Perancis dan Jerman dapat membeli HomePod mulai 18 Juni mendatang.

Twitter hentikan Site Streams dan User Streams API mulai 16 Agustus, sebabkan hilangnya fitur push notifications dan live streaming tweets dari aplikasi Twitter pihak ketiga.

Setelah mengalami penundaan, Twitter akhirnya mengumumkan tanggal pasti penghentian Site Streams, User Streams API dan juga Direct Message endpoints mulai tanggal 16 Agustus mendatang. Dengan dihapusnya API tersebut, aplikasi third party Twitter client seperti Tweetbot, Twitterific, Echofon dsb akan mengalami pengurangan fitur.

Pertama, pengguna third party client tidak akan bisa mendapatkan tweet baru secara real-time atau fitur streaming tweets. Kedua, karena tidak adanya API untuk streaming, push notifications pun tidak akan bekerja dengan baik. Alias pemberitahuan setiap mentions, follow, retweets yang masuk ke akun Twitter akan sedikit tertunda.

Dengan hilangnya kedua fitur tersebut, tentu pengalaman menggunakan aplikasi Twitter client pihak ketiga akan lebih buruk dari sekarang yang sudah ada. Apalagi jika sang pengguna gemar mengikuti live tweet dari sebuah acara, WWDC misalnya.

Dikutip dari The Verge, developer dari Talon, aplikasi Twitter client untuk perangkat Android memang mengakui sangat sedikit pengguna yang memanfaatkan fitur live streaming tweet. Hanya sekitar 1-2%.

Luke Klinker, the developer behind the Android Twitter client Talon, said that only 2 to 3 percent of his users ever turned on the auto-refresh feature, or what’s known as streaming to Twitter client makers, because it was such a drain on battery.

Twitter sendiri menyediakan pengganti dari API yang dimatikan dukungannya, bernama Account Activity API. API berbasis webhook ini pun juga terbatas penggunaannya. Versi gratisnya hanya dapat digunakan untuk 15 akun Twitter dan jika ingin digunakan di lebih banyak akun, ada versi Premium yang harus dibayar sebesar $2,899 per bulan untuk 250 akun Twitter. Dengan biaya sebesar itu, aplikasi Twitter client butuh mematok harga $16 per bulan dari pengguna agar bisa bertahan, menurut Apps of a Feather:

The free API allows us to implement some push notifications, but they would be limited to 15 Twitter accounts – our products must deliver notifications to hundreds of thousands of customers. Pricing for Premium access is $2,899 per month for 250 users. To cover this cost, a third-party app would need to charge over $16 per month to break even. We have inquired about Enterprise pricing and hope that provides an affordable option.

Craig Hockenberry, pengembang aplikasi Twitteriffic meringkas dengan tepat mengapa masih banyak pengguna yang memilih third party application dibandingkan aplikasi resmi Twitter.

“One thing I’m concerned that Twitter doesn’t understand: a lot of the folks who use our apps are long time users who are highly engaged with the service,” Hockenberry said. “These folks aren’t served well by the official client and are likely to find a different outlet for their social media needs.”

Laporan keuangan Apple kuartal 2 2018: Jual 52.2 juta iPhone dan catat pendapatan $61.1 milyar.

Apple semalam baru saja merilis laporan keuangan kuartal kedua tahun ini. Dalam laporannya, Apple berhasil meraup pendapatan $61.1 milyar atau meningkat 16% dari kuartal yang sama tahun sebelumnya. Secara total keuntungan, Apple mencatat profit $13.8 milyar, meningkat 25% dari kuartal yang sama tahun sebelumnya, $11.0 milyar.

Tim Cook:

We’re proud to announce the results of a very successful quarter today, setting new March quarter records for both revenue and earnings. We generated $61.1 billion of revenue. that’s up 16% from last year, making it our sixth consecutive quarter of accelerating revenue growth. Our performance was broad-based with iPhone revenue up 14%, services up 31%, and wearables up almost 50%.

Menurut laporan keuangannya, Apple berhasil menjual 52.2 juta iPhone, 9.1 juta iPad dan 4.1 juta Mac. Penjualan iPhone dan iPad rata-rata meningkat sekitar 2% dibandingkan dengan kuartal yang sama periode sebelumnya. Seperti biasa, MacStories dan SixColors sudah merilis laporan keuangan Apple beserta grafiknya. Transkrip lengkap seputar pengumuman laporan keuangan Apple bisa kamu baca di iMore. Laporan resminya bisa kamu unduh di halaman Apple Newsroom.