iPad Pro 2018: Mulai dari Face ID sampai port USB C

Rumor terbaru seputar kehadiran iPad Pro 2018 sudah beredar. Berikut ringkasannya:

  • iPad Pro 2018 mengusung desain layar penuh dan bezel tipis. Apple juga menyematkan Face ID yang bisa digunakan pada mode lansekap
  • Port koneksi yang digunakan bukan lagi tipe lightning tetapi USB C. Penggantian port ini nantinya akan membuat iPad Pro mampu menghasilkan keluaran video HDR hingga kualitas 4K.
  • Terakhir ada Magnetic connector versi baru yang bisa dimanfaatkan untuk menyambungkan beragam peripheral.

Apa itu Google Keep dan 5 alasan kenapa kamu harus menggunakannya

Hidup di era informasi yang berlimpah tentu adalah sebuah keuntungan. Segalanya serba ada di genggaman. Tak perlu lagi bawa berbagai barang. Kalau dulu ketika mau mencatat, orang perlu membawa notes atau buku saku, kini sudah banyak aplikasi untuk menggantikannya.

Ungkapan There’s an app for that kini benar adanya. Setiap kebutuhan yang dulu dilakukan secara manual, kini sudah bisa digantikan aplikasi. Untuk mencatat atau menyimpan informasi, ada banyak aplikasi dan layanan yang digunakan. Salah satunya yang gratis, tersedia di berbagi platform dan disertai fitur lengkap adalah Google Keep. Apa itu Google Keep dan kenapa kamu harus menggunakannya akan dibahas di sini.

Baca selengkapnya

[Rumor] iPad Pro 2018 akan hadir dengan bezel tipis dan dukungan Face ID

Desas-desus mengenai kehadiran iPad Pro terbaru dengan Face ID dan layar penuh semakin santer terdengar. Kali ini didukung dengan penemuan ikon iPad Pro baru di iOS 12 Beta 5 yang baru saja dirilis. Dalam ikon tersebut digambarkan iPad Pro memiliki bezel yang tipis serta tanpa notch. Menurut informasi dari 9to5Mac, iPad tersebut kemungkinan akan dirilis pada musim gugur mendatang atau sekitar bulan September – Oktober.

The name of the asset specifies “iPad”, it’s new to iOS 12 beta 5 and there’s no references in the system yet, so it’s clear we’re talking about a future product, which will probably be the 2018 iPad Pro that is slated to be released this fall.The name of the asset specifies “iPad”, it’s new to iOS 12 beta 5 and there’s no references in the system yet, so it’s clear we’re talking about a future product, which will probably be the 2018 iPad Pro that is slated to be released this fall.

Daftar perangkat iOS yang mendapat update iOS 12

“Update iOS 12 untuk perangkat apa aja mas?”

“iPhone 5s bisa update ke iOS 12, ngga?”

Dua pertanyaan tersebut adalah beberapa contoh pertanyaan yang sering muncul ketika Apple merilis versi iOS baru. Lalu perangkat apa saja yang bisa update ke iOS 12? Berikut daftarnya yang saya ambil dari laman iOS 12 milik Apple.

Daftar perangkat iOS yang mendapat update iOS 12

Semua perangkat dengan iOS 11 bisa update secara gratis ke iOS 12 pada September mendatang. Termasuk iPhone 5s yang dirilis pada tahun 2013. 5 tahun berjalan dan masih mendapat update software terbaru. Sebagai perbandingan, Google tidak memberikan update Android P terbaru untuk Nexus 6P dan 5X yang dirilis pada tahun 2015. Count the number.

Rangkuman Apple Event Let’s Take a Field Trip

Apple baru saja selesai menggelar satu even bertema edukasi di Lane Tech College Prep High Scholl, Chicago. Sesuai dengan tema undangan yang disebar, even ini berfokus pada dukungan teknologi untuk sektor pendidikan. Tidak ada Macbook Air murah, AirPower, atau iPhone SE yang sebelumnya disebut dalam rumor.

Dalam event kali ini, Apple hanya merilis satu produk baru yaitu iPad 9.7 versi baru dengan harga yang lebih murah. Karena tidak ada live streaming, berikut adalah informasi yang berhasil saya rangkum dari berbagai sumber terkati event Apple semalam.

Baca selengkapnya

Mengelola layanan atau aplikasi berlangganan di App Store

Sekitar setahun yang lalu, Apple mengumumkan cara baru untuk menikmati aplikasi dan layanan via App Store yaitu dengan sistem berlanggaan. Biasanya aplikasi dengan sistem berlangganan akan bisa diunduh secara gratis. Namun untuk mendapatkan fiturnya secara penuh, ada biaya per bulan atau per tahun yang harus dibayar oleh pengguna. Beberapa aplikasi sudah menerapkan sistem ini, misalnya Bear, Todoist, TextExpander, dan Ulysses.

Menurut pendapat saya, dengan sistem berlangganan, pengguna bisa semakin mudah mencoba dan menikmati beragam layanan serta aplikasi di App Store. Kita ambil contoh Ulysses. Sebelum beralih ke sistem berlangganan, Ulysses di iPhone dan iPad dijual dengan harga Rp 359ribu. Bagi yang tidak gemar menulis, harga segitu pasti cukup mahal. Bandingkan dengan sistem berlangganan, kamu cukup membayar sekitar Rp 75 ribu untuk mencoba Ulysses selama sebulan. Tidak suka atau tidak cocok menggunakan Ulysses? Tinggal berhenti berlangganan.

Lalu bagaimana caranya mengelola langganan aplikasi yang sudah kita gunakan?

Baca selengkapnya